Ngejalanin hidup ini sebenernya simpel aja kok. Asal mau liat dari dua arah juga udah bisa bikin kita jadi manusia bermutu yang ga cuma mikir kesenangan diri sendiri tanpa memikirkan perasaan orang yang bersangkutan dan keinginan orang tersebut.
Contoh aja , guru ngasi tugas ke murid dengan alasan, “Ah, kn besok libur. Dikasi tugas dikit juga gapapa. Buat latian”. tapi murid mikir, “Ah bu/pak, kan pelajaran ga cuma pelajaran ibu/bapak. Guru yang lain juga udah pada ngasi tugas”.
Iya kalo gurunya ngerti, kalo engga? bakal dijawab, “Ah , kalo kalian bisa ngerjain tugas dari guru laen , kenapa ke saya engga bisa?”
Sebenernya yang jadi prmasalah disini adalah sifat EGOIS. kadang, orang yang umurnya lebih tua PASTI merasa lebih benar dari yg muda.
Oh come on , ini bukan jaman Siti Nurbaya lagi . Anak kecil juga punya pandangan hidup . Suara anak kecil pun harus diperhitungkan karena orang dewasa pun SERING KALI salah. Orang dewasa kadang berpikir bahwa anak kecil tidak pernah berkorban buat mereka. makanya mereka jadi egois dengan dalih “balas budi” untuk diri sendiri. tapi tolonglah , ga ada yang tau kan apa yang ada di dalam hati si anak ingusan? gatau kan apa pengorbanan mereka untuk ANDA. Cobalah buat ngerti pandangan mereka. Dengarkan suara mereka. Yang sempurna kadang ga akan menjadi baik , Yang baik kadang ga akan menjadi sempurna. No one perfect mameen! Biarkan anak kecil berkreasi sesuka mereka. Mereka juga akan tumbuh dewasa seperti ANDA para orang dewasa. Yang terpenting adalah DENGARKAN SUARA HATI MEREKA , PENDAPAT MEREKA , LIHATLAH DARI SUDUT PANDANG MEREKA. kembalikan pada diri sendiri , apa kita mau diperlakukan seperti itu?
yah yang gue sadarin sekarang , anak kecil bukan untuk disepelekan . anak kecil adalah “media” bagi ANDA untuk belajar memahami orang lain

0 komentar:
Poskan Komentar